Penulis: Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Penerbit: Pustaka Elba
Ukuran: 15 cm x 20.5 cm
Cover: Soft Cover
Berat: 370 Gram
Tebal: 290 halaman
Judul Asli: Syarh Lum’ah al-I’tiqad al-Hadi ila Sabili ar-Rasyad
Resensi:
Langkah tepat mengkaji akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah secara benar adalah memulai dari yang paling dasar. Salah satunya dengan memilih buku yang disusun oleh para ulama Ahlus Sunnah yang telah diakui semua kalangan.
Penulis buku ini, Abdullah bin Ahmad bin Muhammad Ibnu Qudamah al-Maqdisi al-Hanbali adalah seorang ulama besar yang bergelar Syaikhul Islam atau Imam. Gelar kebesaran dan yang tertinggi dalam otoritas ilmu-ilmu keislaman.
Imam Ibnu Qudamah hidup sekitar 850 tahun yang lalu (541-629 H / 1147-1223 M) di Palestina dan wafat di Damaskus, Suriah. Imam Ibnu Katsir (1301-1373 M), penulis kitab tafsir yang terkenal, memberikan testimoni tentang Imam Ibnu Qudamah “Dia adalah Syaikhul Islam, seorang Imam yang alim dan pandai. Tidak ada orang di zamannya dan juga zaman sebelumnya dalam waktu yang berdekatan yang lebih faqih dan lebih pandai dari dia.”
Selain sebagai seorang alim di berbagai disiplin ilmu, beliau adalah seorang pemberani di medan pertempuran. Beliau pada usia 42 tahun berhasil ikut membebaskan Palestina bersama pahlawan besar Salahuddin al-Ayyubi (u38-1193 M) pada tahun 583 H.
Beliau mengikuti jejak Salafus Shalih dalam masalah akidah. Cucu Ibnu al-Jauzi berkata, “Orang yang melihat Ibnu Qudamah seakan-akan dia melihat salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seakan-akan cahaya memancar dari wajahnya.”
Alhamdulillah, orang yang demikian istimewa tersebut saat ini karyanya ada di tangan anda dan bisa anda nikmati. Sebuah buku monumental di bidang akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Buku ini memiliki keistimewaan yang nyaris lengkap. Di samping ditulis oleh seorang imam yang agung, juga disyarah atau dijelaskan oleh ulama besar Ahlus Sunnah yaitu Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin. Ditahqiq dan diberi komentar oleh seorang ulama Ahlus Sunnah yang masyhur, Dr. Ashraf Abdul Maqshud.
Buku ini patut menjadi bahan kajian, bacaan pribadi, bahkan kurikulum dan rujukan akademis, khususnya di bidang akidah. Selamat membaca!